Selasa, 21 Agustus 2018

Pembangunan SD-SMP Satap Lamawolo Dimulai, Lembaga Adat Gelar Serimonial

Foto:  Mantho Cholly
Lamawolo, Flores Timur – Pembangunan gedung sekolah SD-SMP Satu Atap Lamawolo resmi dimulai ditandai dengan pelaksanaan seremonial peletakan batu pertama yang melibatkan pemerintah, tokoh masyarakat, serta lembaga adat setempat.
Acara adat tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal sebelum dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut. Prosesi berlangsung khidmat dengan doa adat, sambutan tokoh masyarakat, serta peletakan batu pertama oleh perwakilan pemerintah dan lembaga adat.
Ketua lembaga adat Lamawolo menyampaikan bahwa keterlibatan adat dalam setiap pembangunan di wilayahnya merupakan bagian penting dari tradisi yang terus dijaga. Menurutnya, pembangunan sekolah bukan hanya soal fisik, tetapi juga menyangkut restu leluhur dan kebersamaan masyarakat.
“Sekolah ini adalah harapan masa depan anak-anak kita. Karena itu, kami mendukung penuh dan menyambut baik dimulainya pembangunan ini,” ungkap salah satu tokoh adat dalam sambutannya.
Pihak pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan SD-SMP Satu Atap Lamawolo bertujuan meningkatkan akses pendidikan dasar dan menengah di wilayah pedesaan, sehingga anak-anak tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah.
Selain itu, keberadaan sekolah satu atap diharapkan dapat menekan angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar dan sesuai rencana.
Warga Lamawolo menyambut baik dimulainya pembangunan ini. Mereka menilai kehadiran sekolah baru akan sangat membantu anak-anak di desa dalam mendapatkan pendidikan yang lebih layak dan berkelanjutan.
Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan SD-SMP Satu Atap Lamawolo segera dapat beroperasi dan menjadi pusat pendidikan baru yang membawa perubahan positif bagi generasi muda di wilayah Lamawolo dan sekitarnya.
Foto:  Mantho Cholly

Tidak ada komentar:

Posting Komentar