Kamis, 26 Juni 2025

Warga Terlibat Gotong-royong Lanjutkan Pekerjaan Jalan Desa


Foto: Sukil, Ama Sinu
Watobaya – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Watobaya dalam melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan desa yang berlokasi di dusun Lamawolo I. Warga dari berbagai kelompok umur, baik pria maupun wanita, turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pengerjaan jalan yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sejak pagi hari, warga berkumpul dan membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. Sebagian warga bertugas mengumpulkan dan menyusun batu-batu berukuran sebesar kepala manusia sebagai lapisan dasar jalan. Batu-batu tersebut ditata secara rapi dan padat untuk membentuk fondasi yang kuat sebelum dilakukan pengecoran.
Setelah proses penyusunan batu selesai pada bagian tertentu, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecoran menggunakan campuran beton. Untuk mempercepat proses pengerjaan, masyarakat memanfaatkan mesin molen yang digunakan untuk mencampur semen, pasir, kerikil, dan air sehingga menghasilkan adukan beton yang lebih merata.
Suasana kerja bakti tampak penuh semangat. Kaum pria umumnya mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan tenaga lebih besar seperti mengangkut batu dan mengoperasikan peralatan. Sementara itu, kaum perempuan juga berperan aktif mengangkut material, menyiapkan campuran bahan, serta membantu proses pengecoran.
Berbagai peralatan sederhana digunakan dalam kegiatan tersebut, antara lain sekop, gerobak dorong, karung, dan ember. Dengan alat-alat tersebut, warga secara bergantian mengangkut pasir, kerikil, semen, dan adukan beton menuju lokasi pengecoran.
Kami bekerja bersama-sama agar jalan ini cepat selesai dan bisa digunakan dengan lebih nyaman oleh seluruh masyarakat. Ini adalah jalan yang kami gunakan setiap hari, sehingga kami merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut membangunnya, ujar salah seorang warga yang terlibat dalam kegiatan.
Pembangunan jalan secara swadaya dan gotong royong ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan yang masih terpelihara di tengah masyarakat. Meskipun pekerjaan membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit, warga tetap antusias karena menyadari manfaat besar yang akan diperoleh setelah jalan selesai dibangun.
Jalan yang sedang dikerjakan merupakan akses penting yang menghubungkan permukiman warga dengan lahan pertanian, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, serta berbagai pusat aktivitas masyarakat lainnya. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih lancar dan aman.
Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi partisipasi seluruh warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan material dan anggaran, tetapi juga oleh semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan.
Selain menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Masyarakat dapat bekerja bersama, saling membantu, dan memperkuat rasa persaudaraan dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
Warga berharap pekerjaan jalan dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial di desa diharapkan semakin berkembang.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat dalam pembangunan jalan ini menjadi bukti bahwa kerja sama dan kepedulian terhadap kepentingan bersama masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Melalui kebersamaan, berbagai pekerjaan berat dapat diselesaikan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Foto: Thony Leyn
Foto: Sukil

Foto: Zhukild Ama

Foto: Zhukild Ama

Foto: Zhukild Ama

Foto: Zhukild Ama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar